Sama dengan negara-negara 4 musim lainnya ketika
musim dingin, musim dingin di Jepang sangatlah indah, terlebih lagi apabila
turun salju dan menutupi jalan raya dan pepohonan. Keadaan musim dingin di
Jepang tiap daerah mungkin berbeda, hal ini dikarenakan letak geografisnya. Pada
akhir November angin musiman yang dingin menerpa Jepang yang menyebabkan hujan
dan salju khususnya di daerah bagian barat Jepang. Daerah Hokuriku (Prefektur
Fukui, Ishikawa, Toyama, dan Niigata) yang terpisah dengan bagian lainnya oleh
pegunungan dan dikenal sering hujan salju deras ketika musim dingin. Apabila
terjadi hujan salju yang deras, maka memungkinkan daerah-daerah itu tertutupi
salju hingga setebal 2-3 meter,
ketinggian yang cukup untuk menutupi atap rumah. Suhu di pulau Hokaido, pulau
yang terletak paling timur di Jepang dan memang sudah dingin sepanjang tahun
akibat letak astronomisnya, bertambah dingin di musim ini. Rata-rata suhunya
dapat mencapai -4 derajat Celcius. Hal ini mengakibatkan tidak jarang terjadi
badai salju di daerah ini. Berbeda dengan daerah-daerah di Jepang yang
mengahadap lautan pasifik, pada musim dingin suhu relatif lebih ringan, Misalnya di Tokyo yang rata-rata
suhunya sekitar derajat Celcius.

Di Jepang, musim dingin merupakan saat yang tepat
untuk menikmati makanan khas yakni Oden. Oden adalah sejenis sup yang
berisi macam-macam didalamnya seperti bakso, ikan, telur rebus, lobak (daikon)
dan konnyaku. Oden biasanya dimasak di dalam mangkuk berukuran besar dan
diiletakkan di tengah meja untuk dimakan bersama-sama. Nabeyaki udon juga termasuk dalam makanan populer
karena dapat menghangatkan tubuh sewaktu musim dingin. Selain udon, labu Jepang
atau kabocha juga termasuk pilihan yang menarik untuk dijadikan santapan. Buah
labu dipercaya berkhasiat dapat mencegah flu saat musim dingin. Kabocha sering
sekali diolah lain menjadi tempura.

usim dingin di Jepang bukan menjadi waktu untuk
bermalas-malasan, namun dapat dimanfaatkan untuk diisi hal yang mengasikkan.
Banyak hal yang dapat dilakukan, seperti misalnya pergi ke onsen (sumber
air panas) untuk menghangatkan tubuh atau pergi bermain ski di pegunungan
salju. Salju musim dingin sangat dinantikan oleh penggemar olahraga ski dan snowboard. Ski menjadi olahraga
populer dibanding olahraga musim dingin lain. Setiap tahun jutaan orang
menikmati olahraga ini. Tahun 1996, didapatkan data sebanyak 16,1 juta orang
Jepang menganggap ski adalah olahraga favorit mereka. Jumlah pemain ski semakin
bertambah hingga 4 juta orang sejak tahun 1998. Salah satu tempat bermain ski
yang terkenal di Jepang berada di daerah Hakuba, Nagano. Selain ski, untuk
menghabiskan waktu liburan musim dingin yang singkat, orang Jepang sering pergi
menginap di penginapan tradisional ryoukan atau mishuku. Di sana disediakan
onsen terbuka dimanaa mereka dapat bersantai menghangatkan badan dan menikmati
pemandangan salju indah untuk melepas stress.

Jepang memang terkenal dengan festivalnya, di musim
dingin pun Jepang mengadakan beberapa festival
menarik. Salah satu festival itu yakni Sapporo Yuki Matsuri yang merupakan
festival musim dingin di Jepang. Setiap tahunnya festival ini berhasil menarik
pengunjung lebih dari 2 juta orang, baik dari dalam negeri maupun dari luar
negeri. Banyak orang ingin menyaksikan ratusan patung salju maupun pahatan es
yang menghiasi di taman Odori, lapangan di Satoland, dan jalanan di Susukino.
Selama 7 hari di bulan Februari festival dan pameran patung akan menghibur memanjakan
mata anda. Mengenai festival ini, pertama kali diadakan tahun 1950 oleh 6 orang
siswa SMA yang mengadakan lomba pahat salju kecil kecilan, karena dianggap
menarik maka semakin lama
banyak anak-anak yang ikut berpartisipasi. Tahun 1955 pasukan beladiri Jepang
ikut meramaikan dengan membuat pahatan es raksasa yang akhirnya membuat
festival ini terkenal. Tidak hanya pahatan es, namun dalam festival ini
pengunjung dapat juga menikmati pertunjukan musik, kembang api, seluncur es,
dan perang bola salju bersama-sama.

Selain di Sapporo, di kota Ashikawa, Hokaido juga
diselenggarakan festival di awal Februari. Meskipun tidak sebesar dan semeriah
di Sapporo tetapi cukup menarik bagi pengunjung, khususnya yang tidak menyukai
keramaian berlebihan. Selain pahatan es yang gemerlap di malam hari, pengunjung
juga dapat menyantap ramen khas Ashikawa yang terkenal di seluruh Jepang. Bagi
yang ingin menikmati musim dingin yang lebih tradisional, pengunjung dapat
pergi ke festival musim dingin di Iwate. Festival yang menyatukan nuansa
tradisional modern yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Di sana pengunjung
bisa melihat tarian dan mendengar musik tradisional Jepang yang dipertunjukkan
di atas perahu terapung. Di tiap bagian utara Jepang hampir dapat kita jumpai
festival atau perayaan musim dingin. Bahkan hingga desa-desa kecil di Hokaido,
para penduduk meramaikan dengan semacam perayaan bila salju mulai menumpuk.
Musim salju yang bertepatan dengan peringatan Natal dan juga Tahun Baru dapat
menambah kemeriahan musim dingin di Jepang.
