Senin, 30 Desember 2013

Musim Dingin di Jepang




Sama dengan negara-negara 4 musim lainnya ketika musim dingin, musim dingin di Jepang sangatlah indah, terlebih lagi apabila turun salju dan menutupi jalan raya dan pepohonan. Keadaan musim dingin di Jepang tiap daerah mungkin berbeda, hal ini dikarenakan letak geografisnya.  Pada akhir November angin musiman yang dingin menerpa Jepang yang menyebabkan hujan dan salju khususnya di daerah bagian barat Jepang. Daerah Hokuriku (Prefektur Fukui, Ishikawa, Toyama, dan Niigata) yang terpisah dengan bagian lainnya oleh pegunungan dan dikenal sering hujan salju deras ketika musim dingin. Apabila terjadi hujan salju yang deras, maka memungkinkan daerah-daerah itu tertutupi salju hingga setebal 2-3 meter, ketinggian yang cukup untuk menutupi atap rumah. Suhu di pulau Hokaido, pulau yang terletak paling timur di Jepang dan memang sudah dingin sepanjang tahun akibat letak astronomisnya, bertambah dingin di musim ini. Rata-rata suhunya dapat mencapai -4 derajat Celcius. Hal ini mengakibatkan tidak jarang terjadi badai salju di daerah ini. Berbeda dengan daerah-daerah di Jepang yang mengahadap lautan pasifik, pada musim dingin suhu relatif lebih ringan, Misalnya di Tokyo yang rata-rata suhunya sekitar  derajat Celcius.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivC28IVJ9b7paNMRlF3vO9m-L989FKDU1RGyfbXkZO6LlnVsuHEz3YphmFPj8BjH_18AX1QIkLrZhqRZdeWIqjYhc_Q4yZB0UryWo8KlGHZ1DwEBKMH8lWRy34-5fXXlYWKBiwWe-VceEt/s1600/nikko-national-park-japan-jpn580.jpg

Di Jepang, musim dingin merupakan saat yang tepat untuk menikmati makanan khas yakni Oden. Oden  adalah sejenis sup yang berisi macam-macam didalamnya seperti bakso, ikan, telur rebus, lobak (daikon) dan konnyaku. Oden biasanya dimasak di dalam mangkuk berukuran besar dan diiletakkan di tengah meja untuk dimakan bersama-sama. Nabeyaki udon juga termasuk dalam makanan populer karena dapat menghangatkan tubuh sewaktu musim dingin. Selain udon, labu Jepang atau kabocha juga termasuk pilihan yang menarik untuk dijadikan santapan. Buah labu dipercaya berkhasiat dapat mencegah flu saat musim dingin. Kabocha sering sekali diolah lain menjadi tempura.
http://4.bp.blogspot.com/-g4BgcwdwF_k/UWl7bm2SP7I/AAAAAAAAC3I/NeuOZknh5EI/s1600/Oden.jpg
usim dingin di Jepang bukan menjadi waktu untuk bermalas-malasan, namun dapat dimanfaatkan untuk diisi hal yang mengasikkan. Banyak hal yang dapat dilakukan, seperti misalnya pergi ke onsen (sumber air panas) untuk menghangatkan tubuh atau pergi bermain ski di pegunungan salju. Salju musim dingin sangat dinantikan oleh penggemar olahraga ski dan snowboard. Ski menjadi olahraga populer dibanding olahraga musim dingin lain. Setiap tahun jutaan orang menikmati olahraga ini. Tahun 1996, didapatkan data sebanyak 16,1 juta orang Jepang menganggap ski adalah olahraga favorit mereka. Jumlah pemain ski semakin bertambah hingga 4 juta orang sejak tahun 1998. Salah satu tempat bermain ski yang terkenal di Jepang berada di daerah Hakuba, Nagano. Selain ski, untuk menghabiskan waktu liburan musim dingin yang singkat, orang Jepang sering pergi menginap di penginapan tradisional ryoukan atau mishuku. Di sana disediakan onsen terbuka dimanaa mereka dapat bersantai menghangatkan badan dan menikmati pemandangan salju indah untuk melepas stress.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga0d8cSS5uzzW-d-LFmsaUtDegRRw4DjxKB8-k8E2N2wjveKq7zLmGyNQZqkER_5I79kc5Top6Z-gE_CUSIwfNszNqnfPUbWE7GbppPYYlBgNJxfYg0afXPtSkIvQMAzIO0bkPiVlJHI_d/s1600/Doutou-071-KawayuOnsenNewyunokaku.jpg

Jepang memang terkenal dengan festivalnya, di musim dingin pun Jepang mengadakan beberapa festival menarik. Salah satu festival itu yakni Sapporo Yuki Matsuri yang merupakan festival musim dingin di Jepang. Setiap tahunnya festival ini berhasil menarik pengunjung lebih dari 2 juta orang, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Banyak orang ingin menyaksikan ratusan patung salju maupun pahatan es yang menghiasi di taman Odori, lapangan di Satoland, dan jalanan di Susukino. Selama 7 hari di bulan Februari festival dan pameran patung akan menghibur memanjakan mata anda. Mengenai festival ini, pertama kali diadakan tahun 1950 oleh 6 orang siswa SMA yang mengadakan lomba pahat salju kecil kecilan, karena dianggap menarik maka semakin lama banyak anak-anak yang ikut berpartisipasi. Tahun 1955 pasukan beladiri Jepang ikut meramaikan dengan membuat pahatan es raksasa yang akhirnya membuat festival ini terkenal. Tidak hanya pahatan es, namun dalam festival ini pengunjung dapat juga menikmati pertunjukan musik, kembang api, seluncur es, dan perang bola salju bersama-sama. 
http://2.bp.blogspot.com/-PQ_o2mh5rkM/UWmKQ_0qhII/AAAAAAAAC3Y/LJxrOtfKQWE/s1600/Sapporo+Yuki+Matsuri.jpg
Selain di Sapporo, di kota Ashikawa, Hokaido juga diselenggarakan festival di awal Februari. Meskipun tidak sebesar dan semeriah di Sapporo tetapi cukup menarik bagi pengunjung, khususnya yang tidak menyukai keramaian berlebihan. Selain pahatan es yang gemerlap di malam hari, pengunjung juga dapat menyantap ramen khas Ashikawa yang terkenal di seluruh Jepang. Bagi yang ingin menikmati musim dingin yang lebih tradisional, pengunjung dapat pergi ke festival musim dingin di Iwate. Festival yang menyatukan nuansa tradisional modern yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Di sana pengunjung bisa melihat tarian dan mendengar musik tradisional Jepang yang dipertunjukkan di atas perahu terapung. Di tiap bagian utara Jepang hampir dapat kita jumpai festival atau perayaan musim dingin. Bahkan hingga desa-desa kecil di Hokaido, para penduduk meramaikan dengan semacam perayaan bila salju mulai menumpuk. Musim salju yang bertepatan dengan peringatan Natal dan juga Tahun Baru dapat menambah kemeriahan musim dingin di Jepang.

Festival Salju di Iwate





Keajaiban Hewan dan Batu dalam Sejarah Islam



1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman

Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,

“Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami”.
Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, “Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
“Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]


2. Pohon Kurma yang Menangis

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis?

Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu ‘anhu- bertutur,
“Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]


3. Untaian Salam Batu Aneh

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya,

Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang”.[HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)].

4. Pengaduan Seekor Onta

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-mengungkapkan perasaannya.

Abdullah bin Ja’far-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau bersabda, “Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?” Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, “Onta itu milikku, wahai Rasulullah”.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
“Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar”. [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya’la dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]


5. Kesaksian Kambing Panggang

Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:

Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun”. Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro’ bin MA’rur Al-Anshoriy. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), “Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?” Wanita itu menjawab, “Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu”. Kemudian Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,”Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus”. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]


6. Batu yang Berbicara

Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.
Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

“Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]
Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, “Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul Bari (6/610)]

7. Semut Memberi Komando

Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur’an,
“Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS.An-Naml: 16-19).
Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan “Tujuh Keajaiban Dunia” yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kokoh di hati kaum muslimin

 sumber:http://www.eramuslim.com/peradaban/quran-sunnah/keajaiban-hewan-dan-batu-dalam-sejarah-islam.htm#.UsFlh_vW6vN

Selasa, 24 Desember 2013

Daftar tarif PPH pasal 4 ayat 2




No Urut
Penghasilan
Tarif
%
Ketentuan Berlaku
1
Bunga Deposito/Tabungan, Diskonto SBI  dan Jasa Giro****
20
Pasal 4 (2) a UU PPh  jo PP 131 Nomor Tahun 2000 Jo KMK 51/KMK.04/2001
2
bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi kepada anggota koperasi orang pribadi^
10
Pasal 4(2) a  dan Pasal 17 (7) Jo PP No.15 Tahun 2009
3
bunga obligasi ^^^
(adalah surat utang dan SUN yang lebih dari 12 bulan) :

Pasal 4 (2) a UU PPh  jo PP Nomor 16 Tahun 2009
3a.
bunga dari Obligasi dengan kupon bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT
15
s.d.a
3b.
bunga dari Obligasi dengan kupon bagi Wajib Pajak LN Non BUT seusai P3B
20
s.d.a
3c.
diskonto dari Obligasi dengan kupon bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT*
15
s.d.a
3d.
Diskonto dari Obligasi dengan kupon bagi Wajib Pajak LN Non BUT sesuai P3B*
20
s.d.a
3e.
diskonto dari Obligasi tanpa bunga bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT**
15
s.d.a
3f.
diskonto dari Obligasi tanpa bunga bagi Wajib Pajak LN Non BUT sesuai P3B**
20
s.d.a
3g.
bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang terdaftar pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan untuk tahun 2009 s.d 2010
0
s.d.a
3h.
bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang terdaftar pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan untuk tahun 2011 s.d. tahun 2013
5
s.d.a
3i.
bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang terdaftar pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan untuk tahun 2014 dst
15
s.d.a
4
Deviden yang diterima/diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
10
Pasal 17 (2c)  dan Pasal 4 (2) UU PPh
5
hadiah undian
25
Pasal 4 (2) b UU PPh  Jo  PP No. 132 Tahun 2000
6
transaksi derivatif berupa kontrak
berjangka yang diperdagangkan di bursa***
2.5
Pasal 4 (2) c UU PPh  jo PP Nomor 17 Tahun 2009
7a
Transaksi penjualan saham pendiri
0.5
PP Nomor 14 Tahun 1997 Jo KMK 282/KMK.04/1997 Jo SE – 15/PJ.42/1997 dan SE 06/PJ.4/1997
7b
Transaksi penjualan bukan saham pendiri
0.1
s.d.a.
8
Jasa Konstruksi

Pasal 4 (2) c UU PPh Jo PP No. 51 Tahun 2008 Jo PP No. 40 Tahun 2009
8a.
Pelaksana JK sertifikasi kecil
2
s.d.a.
8b.
Pelaksana JK tanpa sertifikasi
4
s.d.a.
8c.
Pelaksana JK sertifikasi sedang dan besar
3
s.d.a.
8d.
Perancang atau pengawas JK oleh penyedia JK bersertifikasi usaha
4
s.d.a.
8e.
Perancang atau pengawas JK oleh penyedia JK tanpa bersertifikasi usaha
6
s.d.a.
9
Persewaan atas tanah dan/atau bangunan
10
Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1996 jo PP No. 05 Tahun 2002
10a.
Wajib Pajak yang Melakukan Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau bangunan (termasuk usaha real estate)^*
5
Pasal 4 (2) d UU PPh Jo PP No. 71 Thn 2008
10b.
Pengalihan Rumah Sederhana dan Rumah Susun Sederhana oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau bangunan
1
s.d.a.
11
transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pada perusahaan pasangannya yang diterima oleh perusahaan modal ventura^^
0.1
PP Nomor 4 Tahun 1995




1.       dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak
             termasuk bunga berjalan
2.       dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi
3.      dari margin awal
4.      Kecuali yang diterima bank, dana pensiun, tabungan pemilikan rumah RSS, tabungan atau deposito dibawah rp 7.500.000,-

1.       kecuali bunga Rp 240.000,- perbulan ke bawah tidak dikena PPh
2.       kecuali pengalihan oleh Wajib Pajak OP yang berpenghasilan dibawah PTKP dengan nilai pengalihan kurang dari Rp 60.000.000,- , penjualan, tukar-menukar, pelepasan hak, penyerahan hak, atau cara lain kepada pemerintah guna pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum yang memerlukan persyaratan khusus; hibah, warisan.
3.       dengan sarat perusahaan pasangannya tidak terdaftar dibursa efek, dalam hal transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal tersebut dilakukan melalui bursa efek, maka pengenaan Pajak Penghasilannya dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan dari transaksi penjualan saham di bursa efek
4.       Kecuali bunga dan/atau diskonto yang diterima oleh dana pensiun dan bank, baik bank DN atau perwakilan bank LN di DN PPh-nya tidak final

Sumber : http://dahusna.wordpress.com/2010/03/17/daftar-tarif-pph-pasal-4-ayat-2_pph-final/